Ayo Bakar Buku!
"Karena setiap lembarnya, mengalir berjuta cahaya
Karena setiap aksara membuka jendela dunia
Karena setiap aksara membuka jendela dunia
Kata demi kata mengantarkan fantasi habis sudah, habis sudah
Bait demi bait pemicu anestesi hangus sudah, hangus sudah
Bait demi bait pemicu anestesi hangus sudah, hangus sudah
Karena setiap abunya membangkitkan dendam yang reda
Karena setiap dendamnya menumbuhkan hasutan baka"
Karena setiap dendamnya menumbuhkan hasutan baka"
Di atas merupakan lirik lagu Jangan Bakar Buku karya grup band Efekrumahkaca.
Dari kebanyakan lagu Efekrumahkaca, saya sangat sependapat dengan lagu Menjadi Indonesia, Di Udara dan Lagu Kesepian. Tetapi kali ini saya harus menolak propaganda ERK. Saya memilih mengajak: Ayo Bakar Buku!
Kenapa? Bumi ini terbentuk dalam sebuah ruang angkasa yang ruangnya suatu saat akan habis. Maka daripada menyia-nyiakan tempat hanya untuk menyimpan buku, bakar saja buku!
Bayangkan banyaknya penulis yang menulis buku, mudahnya akses membeli buku, tempat peminjaman gratis buku, layanan e-book gratis dan kualitas pencetakan buku yang semakin baik, membuat buku menjadi semakin banyak. Menjadi semakin tidak berharga, tidak akan ada yang mau membacanya karena terlalu bertele-tele. Cukup mencari materi yang diinginkan dengan search engine dan selesai.
Saya tidak suka membaca buku. Saya lebih senang membaca timeline media sosial dan mengamati infotainment. Siapa tahu Rafi Ahmet sedang makan sate ayam, atau bubur. Saya harus tahu apa yang dimakan Rafi hari ini. Saya tidak peduli dan saya tutup mata mengenai pengetahuan. Saya tidak perlu referensi ilmiah. Saya tidak butuh kajian teori dari buku. Semua bisa saya dapatkan dari opini-opini di web. Oleh karena itu bakar saja buku! Bakar karena setiap lembarnya, mengalir berjuta cahaya. Karena setiap aksara membuka jendela dunia. Kata demi kata mengantarkan fantasi. Habis sudah, habis sudah. Bait demi bait pemicu anestesi. Hangus sudah, hangus sudah. Karena setiap abunya membangkitkan dendam yang reda. Karena setiap dendamnya menumbuhkan hasutan baka.
#AyoBakarBuku


0 comments:
Diharapkan komentar yang membangun